Jenis Paspor Biasa Dan Elektronik

Jenis Paspor Biasa Dan Elektronik – Paspor adalah dokumen yang berfungsi sebagai kartu identitas ketika mengunjungi negara lain. Ada dua jenis paspor: reguler (cetak) dan elektronik. Meskipun paspor konvensional dan elektronik sama-sama digunakan, terdapat perbedaan.

Perbedaan utamanya terletak pada tampilannya. Paspor biasa berbentuk buku cetak namun tidak memiliki chip, sedangkan paspor elektronik merupakan dokumen tercetak namun memiliki chip untuk menyimpan data. Berikutnya adalah paspor dasar dan elektronik.

Jenis Paspor Biasa Dan Elektronik

Dikutip dari situs imigrasi, paspor biasa adalah dokumen yang dikeluarkan oleh pemerintah Republik Indonesia kepada warga negara Indonesia untuk melakukan perjalanan antar negara dan berlaku untuk jangka waktu tertentu. Paspor biasa terdiri dari paspor elektronik dan paspor non-elektronik.

Yuk, Cari Tahu Tentang Paspor Elektronik Lembar Polikarbonat Dan Lokasi Pembuatannya

Di Indonesia, paspor biasanya memiliki sampul berwarna hijau. Paspor biasa diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Paspor elektronik merupakan varian dari paspor biasa yang juga digunakan sebagai dokumen perjalanan di negara lain. Paspor elektronik juga diterbitkan dalam bentuk cetak, namun sedikit berbeda dengan paspor non-elektronik.

Paspor elektronik memiliki tanda khusus yang terlihat jelas yang membedakannya dengan paspor biasa. Mengutip dari website Cominfo IndonesiaBaik, ciri-ciri paspor elektronik adalah sebagai berikut.

Selain itu, ada keuntungan lain bagi pemegang paspor elektronik – bebas visa Jepang. Dengan e-paspor, WNI dapat menikmati keistimewaan bebas visa.

E Paspor, Paspor Canggih Yang Bisa Buat Liburan Makin Asyik Gerbangkepri.com

Warga negara Indonesia dapat melakukan perjalanan wisata, urusan bisnis, mengunjungi keluarga, sahabat atau kunjungan singkat lainnya selama 15 hari dengan masa berlaku 3 tahun atau sampai dengan tanggal terakhir masa berlaku paspor (apabila masa berlaku paspor kurang dari 3 tahun). .Ikuti kesesuaian periode terpendek). WNI yang memiliki paspor IC/e-paspor (paspor dengan logo chip di sampul depan) sesuai standar ICAO (International Civil Aviation Organization) dapat memperoleh visa gratis dengan mendaftarkan e-paspornya di kedutaan besar Jepang (Kedutaan Besar). Jepang / Konsulat Jenderal Jepang / Konsulat Jepang) atau JVAC di Indonesia sebelum keberangkatan.

Perbedaan paspor biasa dan elektronik terletak pada tampilan dan biaya pembuatannya. Sedangkan kedua paspor tersebut terdapat kesamaan yaitu sama-sama digunakan sebagai dokumen perjalanan antar negara.

See also  Cara Mengambil Kartu Bpjs Kesehatan

Kesamaan lainnya adalah persyaratan pengajuan paspor biasa dan paspor elektronik. Untuk mengajukan paspor baru, Anda memerlukan kartu identitas, buku keluarga, akta kelahiran, ijazah/baptis/akta nikah dan surat perintah pengadilan jika Anda telah mengganti nama. Sedangkan untuk penggantian paspor, Anda hanya perlu memiliki KTP dan paspor lama, serta surat perintah pengadilan jika Anda mengganti nama.

Perbedaan paspor biasa dan paspor biasa elektronik adalah pengertian paspor biasa, ciri-ciri paspor biasa, biaya pembuatan paspor biasa, biaya pembuatan paspor biasa, e-paspor, e-paspor, ciri-ciri e -paspor, biaya pembuatan e-paspor, biaya pembuatan e-paspor, paspor biasa, e-paso, Paspor Jakarta sudah menjadi syarat wajib yang salah untuk diikuti jika ingin bepergian ke luar negeri. Kini ada aturan baru mengenai jangka waktu kepemilikan paspor.

Paspor, Jenis Dan Kegunannya

Direktorat Jenderal Imigrasi (Dijen) secara resmi menetapkan paspor Indonesia dengan masa berlaku maksimal 10 tahun. Paspor baru ini mulai berlaku hari ini, Rabu, 12 Oktober 2022.

Penerapan masa berlaku paspor 10 tahun didasarkan pada Pasal 2A Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Permenkumham) Nomor 18 Tahun 2022 yang diterbitkan di Jakarta pada Kamis, 29 September. 2022.

Alhamdulillah kebijakan paspor 10 tahun sudah bisa diterapkan mulai 12 Oktober 2022. Kami mohon dukungan dan sarannya pada masa transisi ini agar imigrasi dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar V.A. Imigrasi, Widodo Ekayahyana, pada Selasa (10/11/2022).

Selain berbentuk fisik, paspor kini juga sudah berbentuk elektronik atau disebut e-paspor. Meski terdapat beberapa perbedaan, namun keduanya sama-sama valid dan bisa digunakan di negara mana pun.

Kabar Gembira! Imigrasi Tahuna Bisa Layani Pembuatan Paspor Elektronik

“Tidak ada perbedaan antara paspor biasa dan paspor elektronik. Dalam PP Nomor 31 Tahun 2013, Pasal 34 dan 48 disebutkan bahwa paspor Indonesia terdiri atas paspor diplomatik, paspor dinas, dan paspor biasa. “Paspor biasa terdiri dari paspor elektronik biasa dan paspor non-elektronik biasa,” kata Wakil Koordinator Humas Direktorat Jenderal Imigrasi Ahmad Noor Saleh seperti dikutip imigrasi.go.id, Selasa (10/11/2022). .

Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35, e-paspor dan non-e-paspor adalah dokumen perjalanan antar negara, tanda pengenal, dan bukti kewarganegaraan Indonesia dari masing-masing pemegangnya ketika berada di luar wilayah Indonesia.

See also  Cara Cek Saldo Deposit Pulsa

Sementara itu terdapat beberapa perbedaan, salah satunya paspor elektronik dilengkapi dengan chip yang dapat menyimpan data biometrik yaitu bentuk wajah pemilik dan sidik jari.

Oleh karena itu, pengguna paspor elektronik dapat melewati gerbang otomatis bandara yang menyediakan opsi tersebut. Sedangkan paspor biasa atau non-elektronik hanya menyimpan data pemiliknya.

Kelebihan E Paspor/ Paspor Elektronik Apa Saja?

Selain itu, biaya produksinya berbeda-beda. Berikut ini beberapa perbedaan paspor elektronik dan non-elektronik seperti dikutip indonesiabaik.id.

Paspor pertama Amerika Serikat (AS) bertanda X baru saja diterbitkan, demikian diumumkan Departemen Luar Negeri (Deplo) negara tersebut pada Rabu, 27 Oktober 2021.

Mengetahui perbedaan paspor elektronik dan non-elektronik, calon pelamar dapat mengajukan pembuatan paspor melalui aplikasi M-Paspor.

Syarat penyerahan dokumen paspor biasa dan paspor elektronik sama. Untuk pendaftaran baru, Anda memerlukan kartu identitas, buku keluarga, akta kelahiran, ijazah/baptis/akta nikah dan surat perintah pengadilan jika Anda telah mengganti nama.

Cara Mengajukan Permohonan Paspor Di Aplikasi M Paspor

Sedangkan untuk penggantian paspor, Anda hanya memerlukan KTP dan paspor lama, serta surat perintah pengadilan jika Anda mengganti nama.

Sedangkan untuk pengajuan paspor, masyarakat sebaiknya memilih jenis paspor yang benar di aplikasi M-Passport. Sebab, pemohon tidak bisa mengubah pilihan paspornya saat wawancara di kantor imigrasi.

* Fakta atau tipuan? Untuk mengecek kebenaran informasi yang dibagikan, silakan WhatsApp Fact Checker di 0811 9787 670 cukup dengan memasukkan kata kunci yang diinginkan. Paspor Indonesia biasa terdiri dari 48 halaman berwarna hijau dan nasional serta memiliki lambang Garuda Pancasila. forward Untuk mengajukan paspor reguler di Indonesia, calon pemegang paspor harus mendaftar melalui aplikasi M-Papsor dan mengisi dokumen pendukung seperti KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran dan surat motivasi dari instansi terkait.

Paspor elektronik Indonesia merupakan jenis paspor yang dilengkapi dengan teknologi keamanan tambahan berupa chip elektronik serta fungsi pengenalan wajah dan sidik jari. Pada e-paspor Indonesia, data pemegang paspor akan disimpan secara elektronik pada sebuah chip yang tertanam di dalam paspor. Informasi tersebut meliputi data biometrik seperti sidik jari, foto wajah, dan data pribadi. Keamanan ini dirancang untuk mencegah pemalsuan dan penggunaan paspor palsu.

See also  Cara Buat Semur Daging Empuk

Perbedaan E Paspor Vs Paspor Biasa Yang Bisa Dipakai Melancong Ke Mana Saja

Paspor konvensional dan paspor elektronik (paspor elektronik) adalah dua jenis paspor yang biasa digunakan untuk perjalanan internasional. Berikut perbedaan di antara keduanya:

Perbedaan antara paspor biasa dan e-paspor adalah biaya yang harus dikeluarkan pemohon. Sesuai dengan Keputusan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2019 tentang Jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Kehakiman, besaran biaya paspor untuk tahun 2022 adalah:

Inilah perbedaan terakhir antara paspor biasa dan elektronik, yaitu memperoleh keistimewaan rezim bebas visa. Dengan adanya e-paspor, WNI dapat melakukan perjalanan wisata, kunjungan bisnis, mengunjungi keluarga, teman atau kunjungan singkat lainnya dalam waktu 15 hari dengan masa berlaku 3 tahun atau sampai dengan tanggal terakhir masa berlaku paspor (jika masa berlaku paspor kurang dari 3 tahun) Ikuti masa berlaku terpendek). WNI yang memiliki paspor IC/e-paspor (paspor dengan logo chip di sampul depan) sesuai standar ICAO (International Civil Aviation Organization) dapat memperoleh visa gratis dengan mendaftarkan e-paspornya di Kedutaan Besar Jepang (Kedutaan Besar). Jepang / Konsulat Jenderal Jepang / Konsulat Jepang) atau JVAC di Indonesia sebelum keberangkatan.

Dengan adanya chip pada ePassport, pengguna ePassport mempunyai keistimewaan khusus saat melewati pemeriksaan imigrasi di beberapa lokasi yang sudah memiliki gerbang otomatis. Layanan otomatis hanya membutuhkan waktu kurang dari 1 menit per penumpang. Lebih cepat dibandingkan pemeriksaan manual tanpa gerbang otomatis yang diterapkan pada pemegang paspor biasa.

Cara Membuat Paspor Baru Secara Online Beserta Syarat Dan Biayanya

Hubungi Kami Humas Kanim Malang Sexy Tikim Hai, Kami Tim Humas Kanim Malang, Hubungi kami di +628113595000 24 jam

Perbedaan paspor biasa dan elektronik, beda paspor biasa dan elektronik, perbedaan jenis paspor biasa dan elektronik, perbedaan paspor elektronik dengan paspor biasa, perbedaan paspor biasa dan elektronik polikarbonat, paspor elektronik dan biasa, beda nya paspor biasa dan elektronik, contoh paspor biasa dan elektronik, paspor biasa elektronik, biaya paspor biasa dan elektronik, harga paspor biasa dan elektronik, kelebihan paspor elektronik dan biasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *